Kabupaten Nias Selatan
Kabupaten Nias Selatan berasal dari sebagian wilayah Nias yang terdiri atas: Kecamatan Lölömatua, Kecamatan Gomo, Kecamatan Lahusa, Kecamatan Hibala, Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kecamatan Teluk Dalam, Kecamatan Amandraya, dan Kecamatan Lölöwa'u. Kabupaten Nias Selatan dibentuk dalam UU Nomor 9 Tahun 2003 oleh presiden Republik Indonesia.
Kabupaten Nias Selatan Terletak Pada 10° LU Dan 97° 45' BT, secara administratif terdiri dari 8 Kecamatan, 214 Desa dan 2 Kelurahan. Sedangkan luas wilayah ± 1.825,2 Km dengan jumlah penduduk 266.592 jiwa menurut situs pemerintah propinsi Sumatera Utara.
Kabupaten Nias Selatan memiliki sarana dan prasarana darat, laut, udara, listrik negara, telekomunikasi dan air bersih masih dalam pembenahan. Sedangkan bidang usaha unggulan yang perlu dikembangkan di kabupaten Nias Selatan diantaranya adalah bidang pariwisata, kelautan, perikanan, peternakan, dan transportasi laut. Sebenarnya Kabupaten Nias Selatan memiliki bidang usaha potensial yang baik bila dikelola dengan profesional seperti sektor pariwisata misalnya. Namun keberadaan sector ini masih tidak jelas baik dalam bentuk management maupun infrastrukturnya, seharusnya pariwisata inilah yang menjadikan Kabupaten Nias Selatan keluar dari lingkaran setan kemiskinan pembangunan daerah.
Pariwisata Kabupaten Nias Selatan ibarat kandungan Emas yang belum pernah dijamah sehingga tidak heran kalau putra putri Nias merasa bangga dan bersyukur atas karunia alam yang luarbiasa di pulau Nias. Potensi ini tentunya akan menjadi wisata unggulan di Kabupaten Nias Selatan dalam pengertian sebagai objek wisata bahari terutama selancar karena memang ombaknya cukup besar, lingkungan yang aman dan keindahan alamnya luarbiasa. Dengan objek wisata ini tentunya akan bisa mengisi devisa Negara bila dikelolah dengan benar oleh orang-orang profesional. Sebaliknya objek wisata unggulan ini akan bisa menjadi malapetaka dalam arti angan-angan tak kesampaian bila team sector ini tidak mengerti apa yang harus kerjakan dan sibuk mengurus kursi kedudukan.
Sumber daya alam di Kabupaten Nias Selatan memang luarbiasa, misalnya di kecamatan pulau-pulau Batu dan Hibala terkenal dengan sumber penghasil ikan terbesar diseluruh Nusantara. Potensi ini cukup layak diperhitungkan dan diprogramkan oleh pemda Kabupaten Nias Selatan karena pasarnya memang cukup besar di seluruh dunia dimana konsumer terbesar seperti Jepang maupun Korea. Apabila pemda Kabupaten Nias Selatan membuka pengalengan ikan di Kecamatan Hibala atau di Kecamatan Pulau-pulau Batu tentu saja misi ini akan membuka lowongan tenaga kerja kepada anak-anak daerah selain mengisi devisa Negara seperti harapan Ibu Pertiwi.